• woyyy

    woyyyyy

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label BIOLOGI. Show all posts
Showing posts with label BIOLOGI. Show all posts

BAKTERI


BAKTERI

Bakteri merupakan organisme yang memiliki sel tunggal, tidak memiliki membran inti sel (bersifat prokariotik), serta memiliki ukuran mikroskopik (untuk melihatnya, kamu perlu menggunakan mikroskop). Struktur sel bakteri termasuk sederhana jika dibanding dengan makhluk hidup lainnya. Bakteri tidak memiliki inti sel (nukleus), kerangka sel, dan organel lainnya contohnya mitokondria dan kloroplas.

Infografik_-_Biologi_Kelas_10_-_Pengelompokan_Bakteri-01

Dari peta konsep di atas, sekarang kita bahas satu-satu yuk!

BENTUK
a.) Basil (bacillus): berbentuk batang atau silinder dengan variasi monobasil (hanya satu), diplobacillus (bergandengan dua-dua) dan streptobacillus (bergandengan berbentuk rantai). Meski begitu, ada juga yang berbentuk agak bundar sehingga disebut coccobacillus. Contoh bakterinya adalah Bacillus anthracis.

b.) Kokus (coccus): berbentuk bulat seperti bola. Variasinya adalah micrococcus (tunggal), diplococcus (bergandengan dua-dua), tetracoccus (bergandengan empat dan membentuk bujur sangkar), sarcina (bergerombol membentuk kubus), staphylococcus (bergerombol), dan streptococcus (bergandengan membentuk rantai). Salah satu contoh bakterinya adalah Staphylococcus aureus.

c.) Spiral (sprillum): bakteri yang berbentuk lengkung dan nampak seperti spiral. Variasi bentuknya ada vibrio (berbentuk koma, jika lengkung kurang dari setengah lingkaran), spiral (jika bentuk lengkung lebih dari setengah lingkaran), dan spirochete (bentuk lengkung membentuk struktur yang fleksibel). Contoh bakterinya adalah Treponema pallidum.

Biologi_Kelas_10_-_Pengelompokan_Bakteri_Berdasarkan_Bentuk

JUMLAH DAN LETAK FLAGELA
Flagela atau yang sering disebut dengan bulu cambuk adalah bagian dari struktur sel yang berbentuk batang atau spiral dan terletak pada dinding sel dan berfungsi sebagai alat gerak. Untuk jelasnya, kamu bisa lihat gambar di bawah ini:

Biologi_Kelas_10_-_Pengelompokan_Bakteri_Berdasarkan_Flagea
Beberapa contoh bakterinya adalah Pseudomonas aeruginosa (monotrik), Aquaspirillum serpens (amfitrik), Pseudomonas fluorescent (lofotrik), Salmonella typhosa (peritrik), dan Escherichia coli (atrik).

KEBUTUHAN TERHADAP OKSIGEN
Berbeda dari makhluk hidup lain yang membutuhkan oksigen, ada beberapa jenis bakteri yang bisa hidup tanpa oksigen. Bakteri jenis ini disebut dengan bakteri anaerob. Meski begitu, tetap ada jenis bakteri yang membutuhkan oksigen untuk hidup atau sering disebut dengan bakteri aerob. Salah satu contoh bakteri aerob adalah bakteri nitrifikasi, yang akan mengubah amonia menjadi nitrat. Sedangkan contoh bakteri anaerob adalah Micrococcus denitrificans yang dapat merombak senyawa menjadi metan.

KARAKTERISTIK DINDING SEL
Cara mengelompokkan bakteri berdasarkan karakteristik dinding sel dikenalkan oleh Hans Christian Gram pertama kali melalui pewarnaan gram. Pada pengelompokan ini, bakteri dibedakan menjadi bakteri gram negatif, bakteri gram positif, dan bakteri tidak berdinding sel.
a.) Bakteri gram negatif adalah bakteri yang memiliki lapisan peptidoglikan tipis dan dinding sel mampu menyerap warna merah. Contohnya adalah bakteri bergenus Streptomyces, Streptococcus, Mycrobacterium tuberculosis, dll.
b.) Bakteri gram positif merupakan bakteri yang memiliki lapisan peptidoglikan tebal dan dinding selnya mampu menyerap warna violet. Contohnya adalah bakteri ungu, Enterobacteria, Vibrio, dll.
c.) Sama seperti namanya, bakteri tidak berdinding sel berarti tidak memiliki dinding sel. Salah satu bakteri yang bertipe ini adalah bakteri Micoplasma.

CARA MENDAPATKAN MAKANAN
Kelompok bakteri yang terakhir adalah berdasarkan cara mendapatkan makanan. Agar lebih mudah, kamu dapat melihat kelompok bakteri ini pada gambar di bawah ini:
Infografik-_Biologi_Kelas_10_-_Pengelompokan_Bakteri_Berdasarkan_Cara_Mendapatkan_Makanan


Ciri-ciri dan perkembangbiakan bakteri
Bagian Bakteri
Ada 8 bagian tubuh bakteri yang harus kamu ketahui fungsinya. Bagian yang pertama disebut dengan dinding sel. Dinding sel berfungsi untuk melindungi tubuh bakteri dari lingkungan luar. Bagian ini terbuat dari peptidoglikan yang merupakan polisakarida. Setelah dinding sel, pasti ada yang namanya? Apa hayo? Yap! Membran sel. Membran sel ini tersusun oleh fosfolipid dan protein. Fungsinya antara lain sebagai alat transpor elektron dan proton yang dibebaskan saat oksidasi bahan makanan. 

Bagian selanjutnya disebut dengan sitoplasma. Sitoplasma merupakan cairan sel yang mengandung nutrisi sel. Sitoplasma juga merupakan tempat organel berada. Jadi kalau kamu nyariin organelnya bakteri, ada di bagian sitoplasma ini, ya! Oh iya, kamu pernah bingung nggak sih, si bakteri ini bisa melakukan sintesis protein atau nggak? Ternyata, bakteri bisa melakukan sintesis protein yang berlokasi di ribosom. Wah, canggih juga ya ini. Hehehe. 


Selain bagian-bagian yang sudah disebutkan di atas, ada apa lagi, ya? Bakteri ini juga punya kromosom, Squad. Di dalam kromosom ini ada DNA yang merupakan materi genetik dengan tugas mewariskan sifat. Eh, tapi sifatnya bukan baik, jahat, atau menyebalkan tapi bikin kamu gemes itu, ya. Beda lho. Hehehe. Selain kromosom, ada yang namanya flagel. Flagel ini berfungsi sebagai alat gerak dan bentuknya seperti cambuk. Jadi bukan kaki-kaki gitu, lho. 

Setelah flagel, ada yang namanya pili. Pili adalah tempat menempelnya bakteri pada substrat. Bagian yang terakhir namanya kapsul. Kapsul ini berfungsi sebagai tempat pelindung bakteri ketika kondisi lingkungannya kurang menguntungkan. Kurang menguntungkan seperti uang jajan habis sebelum waktunya gitu, ya? Hahaha bukan dong. Contoh lingkungan kurang menguntungkan bagi bakteri adalah suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk suhu optimal mereka masing-masing. 

Cara Perkembangbiakan BakteriTahukah kamu, pada umumnya, bakteri melakukan reproduksi secara aseksual, lho! Wah, aseksual itu berarti tidak kawin, ya? Betul banget! Bakteri membelah diri dengan proses pembelahan biner, yaitu setiap sel membelah dirinya menjadi dua. Tapi, mungkin nggak sih bakteri ini melakukan reproduksi secara seksual? Mungkin aja, lho! Caranya adalah dengan melakukan pertukaran materi genetik dengan bakteri lainnya. Proses ini juga dikenal dengan istilah rekombinasi DNA. Bagaimana sih cara rekombinasi DNA? 

Ciri dan Perkembangbiakan Bakteri


















Manfaat Bakteri

Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak manfaat  yang bisa kita dapatkan dari bakteri. Selain proses pembuatan antibiotik oleh bakteri Streptomyces griseus, Streptomyces aureofaciens, Bacillus brevis, dan Bacillus subtilis, bakteri juga bisa menghasilkan asam, lho! Bakteri penghasil asam antara lain Acetobacter, Propionibacterium,  dan Clostridium butyricum. Bakteri Acetobacter  ini menghasilkan asam asetat, lho!

Bakteri juga berperan dalam proses pembuatan olahan susu. Buat kalian yang suka yoghurt, bakteri Lactobacillus Casei, Lactobacillus Bulgaricus, dan Streptococcus Lactis juga turut berperan nih. Ketiga bakteri tersebut nggak hanya mengolah yoghurt, tapi juga mengolah produk susu yang lain, ya. Atau kalian ada yang suka makan nata de coco? Nah, bakteri Acetobacter xylinum juga berperan dalam proses pembuatannya! 

Selain untuk membuat makanan, bakteri juga membantu menghasilkan biogas dan mengikat nitrogen. Bakteri penghasil biogas adalah kelompok Bacteriodes dan kelompok Enterobactericeacea. Sedangkan bakteri pengikat nitrogen antara lain Rhizobium radicicola dan Nitrosococcus. Yang kamu nggak boleh lupa juga, bakteri Escherichia coli juga membantu pembusukan sisa makanan, lho. 

Peranan Negatif Bakteri

Setelah membahas manfaat bakteri, sekarang lanjut ke peranan negatif bakteri, ya. Bakteri memiliki peranan negatif terhadap hewan, manusia, dan tumbuhan. Pada hewan, bakteri menyebabkan antara lain penyakit sapi gila dan TBC pada unggas. Bakteri yang menyebabkan penyakit sapi gila adalah Bacillus antharicis, sedangkan yang menyebabkan TBC pada unggas adalah Mycobacterium avium. 

Kalian pernah sakit tipes sebelumnya? Nah, penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri Salmonella Thyposa. Penyakit TBC dan tetanus juga disebabkan oleh bakteri, lho. Bakteri yang menyebabkan TBC adalah Mycobbacterium tuberculosis, sedangkan yang menyebabkan penyakit tetanus adalah Clostridium tetani. 

Bakteri juga merugikan tumbuhan. Bakteri dapat menyebabkan bercak cokelat pada tanaman anggrek dan menyebabkan rebah pada tanaman pepaya. Bakteri yang menyebabkan bercak cokelat pada tanaman anggrek adalah Pseudomonas cattleyae, dan yang menyebabkan rebah pada tanaman pepaya adalah Bacterium papaya.



Share:

VIRUS


VIRUS

Menurut ahli biologi, virus merupakan organisme peralihan antara makhluk hidup dan benda mati. Dikatakan peralihan karena virus memiliki sebagian ciri - ciri makhluk hidup, misalnya dapat berkembang biak tapi juga memiliki ciri benda mati, yaitu dapat dikristalkan. Di laboratorium, virus dapat dibiakkan dalam telur ayam yang berisi embrio.

Virus

A. Sejarah Penemuan Virus

1. Adolf Mayer, Saintis Jerman (1883)

  • melakukan percobaan untuk mengetahui penyebab penyakit mosaik pada tanaman tembakau.
  • menyemprotkan ekstrak daun tembakau yang terkena penyakit mosaik ke tanaman tembakau yang sehat.
  • ternyata penyakit mosaic dapat menular ke daun-daun tanaman yang sehat.
  • namun tidak menemukan adanya mikroba penyebab penyakit tersebut.
  • ia menduga bahwa penyakit mosaic disebabkan oleh bakteri yang berukuran kecil yang tidak dapat dilihat oleh mikroskop cahaya.

2. Dimitri Ivanowsky, Ahli Biologi Rusia (1892)

  • menguji kembali hasil percobaan Adolf Mayer 
  • mencoba melewatkan ekstrak daun tembakau yang sudah terkena penyakit mosaic melalui suatu saringan porselen yang dirancang khusus untuk menyaring bakteri
  • ternyata ekstrak  hasil saringan tersebut masih dapat menyebabkan penyakit
  • ia berkesimpulan : pertama, penyakit mosaic tersebut merupakan baketri pathogen yang berukuran kecil, sehingga dapat melewati saringan. Kedua, bakteri tersebut mungkin mengandung racun penyebab penyakit mosaik

3. Martius Beijerinck, Ahli Mikrobiologi (1897)

  • menyemprotkan hasil saringan dari ekstrak tanaman tembakau yang terkena penyakit ke tanaman tembakau yang sehat secara bertingkat
  • ternyata masih tetap semua tanaman tembakau menjadi sakit
  • ia berkesimpulan banwa penyakit mosaic mungkin disebabkan oleh partikel yang sangat kecil dan sederhana dibandingkan bakteri

4. Wendell M. Stanley, Saintis Amerika Serikat (1935)

berhasil mengkristalkan partikel penginfeksi tersebut
yang kemudian dikenal dengan nama virus mosaic tembakau (tobacco mosaic virus / TMV)

B. Ciri-Ciri Virus

  1. Ukuran 5-500 nm (nano meter)
  2. Struktur  tubuh tersusun atas : kapsid (protein) yang tersusun atas kapsomer dan asam nukleat (DNA atau RNA)
  3. Dapat melewati filter bakteri
  4. Bentuk bervariasi : seperti huruf  T, batang, bola, jarum dll
  5. Mampu berkembangbiak (berproliferasi) pada sel / jaringan yang hidup
  6. Tidak memiliki organel metabolic seperti ribosom, sitoplasma dan membrane sel
  7. Tidak memiliki kemampuan untuk melakukan sintesis protein dan membentuk ATP
  8. Dapat dikristalkan seperti halnya benda tak hidup

C. Struktur Dan Bentuk Virus

1. Bagian luar 

1. Kapsid (protein), berfungsi untuk melindungi asam nukleat dan berperan dalam perlekatan virion pada sel inang sebelum terjadi infeksi.
  • Kapsid tersusun dari sejumlah besar subunit protein yang biasa disebut kapsomer
  • Kapsomer merupakan kumpulan polipeptida
  • Setiap virus memiliki kapsomer yang jumlah molekul proteinnya berbeda-beda
  • Bentuk kapsid bermacam-macam : batang, bulat, oval dan hurup T
2.  Kapul pembungkus 
  • Letaknya menyelubungi kapsid dan tersusun dari bahan lipoprotein
  • Berperan dalam menginfeksi inangnya
  • Tidak dimiliki oleh semua virus, hanya virus flu, virus herpes dan beberapa virus yang menginfeksi hewan
  • Bagian dalam
  • DNA atau RNA
  • Berbagai protein (enzim)

D. Reproduksi Virus

1. Daur Litik (pecah)

  • Absorpsi : penempelan virus pada sel bakteri
  • Penetrasi/injeksi : masuknya asam nukleat (DNA/RNA) ke dalam sel bakteri
  • Replikasi/sintesis : pengambil alihan materi genetic inang dan sintesis asam nukleat virus
  • Eklifase : perakitan virus baru (pematangan)
  • Lisis : pecahnya sel inang (pelepasan)

2. Daur Lisogenik

  • Absorpsi : penempelan virus pada sel bakteri.
  • Penetrasi : masuknya asam nukleat (DNA/RNA) ke dalam sel bakteri.
  • Materi genetic virus bergabung dengan materi genetic inang membentuk profaga.
  • Bakteri bereproduksi secara normal, menyalin profaga dan mewariskannya pada sel anak bakteri.
  • Banyaknya pembelahan sel menghasilkan koloni bakteri yang terinfeksi profaga.
  • Kadang-kadang sel bakteri yang membawa profaga dalam kromosomnya akan mengalami lisis dan melepaskan partikel faga.
reproduksi virus
Advertisement

E. Penggolongan Virus Berdasarkan Inang

Jenis Virus
Contoh
Keterangan
Virus Tumbuhan
Tobacco Mosaik Virus (TMV)
Menyerang tanaman tembakau
Citus Vein Phloem Degeneration
Menyerang pohon jeruk
Virus Tungro
Menyerang padi
Virus Kerdil Tomat
Menyerang tomat
Virus Hewan
Rabies
Menyerang anjing, kucing dan monyet
New Castel Diseases Virus (NCDV)
Menyerang unggas (tetelo)
Foot and Mouth Diseases
Menyerang ternak sapid an kerbau
Virus Gumboro
Menyerang ayam
Virus Manusia
Influenza  (Virus RNA)
Menyerang saluran pernapasan
Hepatitis  (Virus RNA)
Menyerang organ hati
Poliomeylitis (polio)  (Virus RNA)
Menyerang faring dan usus halus
Virus leikosis (leukemia)
Menyerang darah
Rhinovirus (demam) (Virus RNA)
Menyerang saluran pernapasan
Gondongan  (Virus RNA)
Menyerang kelenjar ludah
Morbili (campak)  (Virus RNA)
Menyerang saluran pernapasanmenyebar ke kulit dan usus halus
Variola (cacar)  (Virus DNA)
Menyerang kulit
HIV (Human Immunodeficiency Virus) (Virus RNA)
Menyerang kekebalan tubuh
Virus Bakteri
 Bakteriofaga (faga) merupakan virus yang meyerang bakteri
Catatan :
Selain merugukan virus juga berperan penting dalam bidang rekayasa genetik. Virus digunakan untuk cloning gen (produksi DNA yang secara genetik identik) dan terapi gen

F. Pencegahan Terhadap Virus

Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan terhadap serangan virus adalah dengan pemberian vaksin. vaksin adalah suatu zat yang mengandung mikroorganisme pathogen yang sudah dilemahkan. Pemberian vaksin memberikan kekebalan secara aktif bagi tubuh manusia, contohnya :
  1. vaksin rabies
  2. vaksin influenza
  3. vaksin cacar
  4. vaksin hepatitis B
  5. OPV (oral polio vaccine) atau vaksin polio
  6. vaksin MMR (measles, mumps, rubella) untuk cacar, gondongan, campak




Share:

waktu

animasi  bergerak gif
animasi-bergerak-beruang-kutub-0014

Popular Posts

Powered by Blogger.

Popular Posts

Contact Us

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Labels

  • BIOLOGI

Label Cloud

  • BIOLOGI

Featured

About Us

We present Woop a creative magazine templates for bloggers who love to blog on food, fashion, travel and for personal blog.

Recent Posts

Labels

  • BIOLOGI (2)

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.